BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PORTAL BERITA MEDIAONLINE CYBER ONE

Gelar Sosialisasi Sapras, Disbunnak Pasbar Optimalkan Program Sarpras BPDPKS Demi Tingkatkan Produksi Sawit


Pasbar, CyberOne | Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) mengoptimalkan pelaksanaan program bantuan sarana dan prasarana (Sarpras) dari Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), bagi para petani kelapa sawit yang tergabung dalam kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan mutu kelapa sawit.


"Program Sarpras ini sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas kelapa sawit rakyat. Dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan sektor perkebunan kelapa sawit dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani khususnya di Kabupaten Pasaman Barat ini," Ujar Plt. Kepala Disbunnak Pasbar Afrizal, SP. Msi usai memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi tersebut.


Pada kegiatan yang diikuti sebanyak 10 kelompok tani kelapa sawit, tenaga penyuluh dan tim Sapras kabupaten di Hotel Guchi, Kamis (30/5) itu Kabid Tanaman Semusim dan Rempah Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortiluktura Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Agustian, SP., narasumber dalam kegiatan sosialisai menjelaskan bahwa bantuan Sarpras perkebunan kelapa sawit itu diberikan dalam bentuk paket, diantaranya perluasan tanaman kelapa sawit (ekstensifikasi), pemeliharaan tanaman menghasilkan (intensifikasi), bantuan alat pascapanen, unit pengolahan hasil, pembangunan atau peningkatan jalan, alat transportasi, mesin pertanian, infrastruktur pasar dan verifikasi teknis melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). 


"Kegiatan Sarpras di Pasbar ini telah dimulai sejak tahun 2018. Untuk itu, pentingnya sosialisasi ini kita lakukan dengan harapan bisa membantu peningkatan kesejahteraan para petani sawit," katanya.


Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Disbunnak Pasbar, Putri Rismawanti, SE, M.I.Kom menjelaskan, tahun ini Kabupaten Pasaman Barat mendapatkan program Sarpras yang difasilitasi oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Alokasi target sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit, berupa intensifikasi seluas 50 hektare. 


"Kemudian untuk pembangunan jalan produksi seluas 100 hektare dan satu usulan pabrik mini kelapa sawit di tahun 2024," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa, penyediaan bantuan Sarpras bagi pekebun kelapa sawit dapat diberikan melalui kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), koperasi perkebunan ataupun kelembagaan perkebunan lainnya.


"Program Sarpras perkebunan kelapa sawit ini bertujuan untuk peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah dan mutu hasil," jelasnya.


Dalam kegiatan sosialisasi Sarpras tersebut, para kelompok petani juga diberikan pendampingan untuk pengajuan usulan lewat website aplikasi Pengusulan Sarpras.


(Elwa KSSA)

Posting Komentar

0 Komentar